Total Tayangan Halaman

Rabu, 26 Juni 2013

RINGKASAN CERITA RISE OF THE GUARDIANS

RISE OF THE GUARDIANS




       Cerita diawali oleh ada manusia yang bangkit dari danau. Dia diangkat oleh bulan dan memiliki kemampuan untuk membekukan, mengeluarkan salju dari tongkatnya bernama Jack Frost. Namun, kehadirannya tidak terlihat oleh manusia. Hingga 300 tahun kemudian. Disebuah musim salju, ia bermain dengan seorang anak bernama Jamie. Dia membekukan dan membuat kereta luncur seorang anak meluncur dengan cukup cepat dan berbahaya. Si bocah pun menabrak pohon dan giginya lepas. Ia pun bersemangat untuk menaruh giginya di bawah bantal agar mendapat hadiah dari peri Gigi. Disisi lain, Santa claus yang caman. Pitch atau Boogeyman atau si peri mimpi buruk yang selama ini diasingkan oleh para guardians, bangkit. Santa pun memutuskan untuk memanggil seluruh Guardians yang terdiri dari Tooth si Peri Gigi, Sandman si Peri Mimpi Indah, dan Bunnymund atau Easter Bunny.

       Mereka pun menanyakan pada Bulan apa yang harus dilakukan. Sang Bulan pun menjawab dengan menyuruh mereka mengangkat Jack Frost si Peri Salju guna menjadi Guardians layaknya mereka. Mengetahui hal tersebut, mereka pun akhirnya memutuskan untuk mengajak Jack Frost menjadi Guardians, sayang, Jack Frost menolak. North pun emosi dan menanyakan pusat dari Jack Frost. Jack Frost tidak mengerti dan akhirnya North menjelaskan. Pusat dari yang ia tanyakan adalah siapa diri Jack Frost yang sebenarnya. Dan Jack frost tidak mengetahuinya. Namun, penolakan tersebut tidak dians mengalah. Karena globe yang memancarkan kepercayaan anak-anak didunia mulai pudar. Hal ini disebabkan karena pasukan Peri Gigi yang bertugas menukar gigi dengan hadiah, ditawan oleh Pitch. Penawanan ini pun sempat mengakibatkan peperangan antara Guardians dan Jack Frost melawan Pitch. Namun gagal. Hanya ada 1 anak buah peri gigi yang terselamatkan.

       Melihat hal tersebut, Para Guardians dan Jack Frost pun berinisiatif menggantikan tugas peri gigi. Mereka dengan semangat bahkan cenderung bersaing guna mendapatkan gigi terbanyak. Namun sayang, meski mereka cepat dalam mengambil gigi, namun mereka lupa untuk menggantinya dengan hadiah. Mereka pun ke ATM. Dalam pekerjaan ini, Para Guardians terlihat oleh seorang anak bernama Jamie. Namun, Jamie tidak bisa melihat Jack Frost. Jack pun sempat frustasi. Sandman pun berusaha membuat Jamie tidur namun semua guardians juga ikut tidur. Hanya Sandman dan Jack Frost yang terjaga. Kondisi tersebut pun dimanfaatkan oleh Pitch untuk menyerang anak-anak dengan mimpi buruk. Jack Frost dan Sandman pun berusaha untuk melawan. Namun, Pitch berhasil menembakkan panah rasa takut di pundak Sandman. Ia pun tewas. Para Guardians yang baru bangun pun memutuskan untuk menyelamatkan hari besar lain, yaitu paskah. Waktunya yang sudah tipis membuat para guardians harus bekerja ekstra untuk mengecat telur. Namun ternyata disarang Bunnymund, ada adik Jamie. Jack Frost dan salah satu anak buah peri gigi pun akhirnya memutuskan untuk mengembalikannya kerumah.

       Namun saat ia akan kembali ke markas Bunnymunds, ia mendengar ada orang yang memanggil namanya. Meski sudah dilarang, namun Ia mengikuti suara tersebut dan masuk kedalam sebuah gua. Didalam gua tersebut, ia menemukansemua anak buah peri gigi dikurung. Bukannya melepaskannya, Ia malah semakin mencari asal suara. Suara tersebut berasal dari tumpukan gigi yang dicuri oleh Pitch. Namun sayang, ternyata itu semua jebakan. Anak buah peri gigi yang menemani Jack malah ditangkap oleh Pitch. Pertarungan pun pecah. Cukup sengit hingga akhirnya jack Frost harus mematahkan tongkatnya guna melepaskan anak buah peri gigi dan mendapatkan giginya. Dari giginya itu, dia akhirnya mengetahui siapa dirinya sebelum menjadi peri. Ia adalah seorang kakak yang gemar bersenang-senang, kurang berhati-hati, namun sangat menyayangi adiknya. Ia meninggal karena ia menolong adiknya saat bermain ice skating di sebuah danau. Es tersebut ternyata masih terlalu tipis dan nyaris terperosok. Ia berhasil menyelamatkan adiknya, namun ia sendiri tewas. Setelah mengetahui masa lalunya, ia pun kembali menyambungkan tongkatnya dan kembali ke markas Bunnymund.

      Namun ironisnya, ia terlambat. Paskah telah berhasil diganggu oleh Pitch. Jack pun kehilangan kepercayaan dari para Guardians. Semua anak-anak pun telah tidak mempercayai akan adanya peri lagi. semua peri kehilangan kekuatannya. Yang percaya akan adanya peri, hanya tinggal 1 anak yaitu Jamie. Jack yang tidak bisa dilihat pun berusaha meyakinkan Jamie bahwa peri ada dengan mengeluarkan kekuatannya. Dan tiba-tiba Jamie berkata “Jack Frost?” “Kau menyebut namaku?” Tanya Jack

       Jamie bengong. Ternyata Jamie telah bisa melihat Jack Frost. Namun, Pitch yang mengetahui hal ini tidak tinggal diam. Ia pun berusaha menyerang Jack dan Jamie. Para Guardians pun berusaha untuk melindungi Jamie, namun kekuatan mereka mulai pudar. Jack dan Jamie pun mulai membangunkan anak-anak. Mereka yang masih dihantui mimpi buruk pun diajak bersenang-senang. Namun kekuatan Pitch telah mencapai puncaknya. Guardians, Jack Frost dan anak-anak yang berhasil dikumpulkan rupanya tidak cukup kuat. Jack Frost yang masih memiliki kekuatan normal berusaha melindungi anak-anak. Disaat itupun ia menyadari bahwa menyelamatkan mereka hanyalah dengan cara bersenang-senang.

“Bersenang-senang. Itulah pusatku!” ungkapnya saat menyadari pusat dari dirinya. Ia pun menciptakan sebuah papan luncur dan membuat mereka bersenang-senang. Dengan jati diri Frost, anak-anak pun mulai percaya diri untuk menghadapi rasa takutnya. Seketika itu pula, kekuatan para peri kembali dan sanggup menyerang balik Pitch. Bahkan, Sandman pun kembali hidup. Pich pun dengan mudah dilumpuhkan dan kembali disegel.

        Dengan kembali tersegelnya Pitch, kekuatan para peri seutuhnya kembali. Para Guardians pun secara resmi melantik Jack Frost sebagai Guardians, setelah ia menyetujui untuk menjadi Guardians. 

CERITA A MONSTER IN PARIS

 A MONSTER IN PARIS(UN MONSTER A PARIS)





      Akibat sebuah kecelakaan kimia di laboratorium, seekor kutu tiba-tiba berubah menjadi monster yang menakutkan dan menghantui para penduduk Paris, Perancis. Raoul (Adam Goldberg) dan Emile (Jay Harrington) merasa bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan berusaha memburu Sang Monster. Salah satu pejabat di kota Paris yaitu komisaris Maynott (Danny Huston), ternyata memanfaatkan situasi mencekam tersebut demi mencuri atensi publik supaya terpilih sebagai walikota. Bersama sang ajudan, Pate (Bob Balaban), mereka mengumpulkan kekuatan untuk membunuh sang monster demi menaikkan citranya saat kampanye pemilihan Walikota Paris. Di luar dugaan, si kutu raksasa tersebut ternyata memiliki bakat seni yang luar biasa dan berhasil menjadi bintang di Kabaret Rare Bird untuk berduet dengan Lucille (Vanessa Paradis). Sejak saat itu, Raoul, Emile, dan Lucille menyadari kalau monster yang diberi nama Francoeur (Sean Lennon) tersebut tidak mempunyai niat jahat.

      Permasalahan mulai muncul ketika Maynott, Pate, dan kepolisian setempat mencoba untuk membunuh Francoeur dengan segala cara. Raoul dan Emile yang sebelumnya ingin menangkap sang monster, kini justru berusaha menyelamatkan Francoeur untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Kisah yang berlatar tahun 1910-an ini, menampilkan gambar-gambar klasik yang tidak mengurangi kesan indahnya kota Paris. Selain menampilkan karakter-karakter lucu, film ini juga menyisipkan unsur musikal, terlihat saat Lucille dan Francoeur dengan bakat bernyanyi dan permainan gitarnya yang lihai. Kesan romantis kota Paris pun tetap ditampilkan, dalam kisah asmara antara Emile dan Maude (Madeline Zima).

      A Monster in Paris mencoba mengingatkan kita, bagaimana manusia terkadang melupakan sifat kemanusiaan itu sendiri demi mengejar sebuah ambisi. Hal ini digambarkan pada sosok monster Francoeur yang baik hati, berkebalikan dengan Maynott, manusia dari jajaran elit, yang justru sangat egois dan menganggap orang lain rendah. Film yang memiliki judul asli Un Monstre a Paris ini, diyakini mampu menghibur berbagai kalangan dan usia. Meskipun A Monster in Paris berjenis animasi, namun kisahnya juga dapat dinikmati orang dewasa. Secara keseluruhan, film ini adalah tontonan keluarga, dengan cerita yang segar bertema kejujuran dan menonjolkan sifat kemanusiaan.

CERITA DISNEY "SHARK TALE(2004)"

SHARK TALE



      film animasi lucu tentang mafia bawah laut, dengan ikan sebagai pemerannya, mungkin terdengar seperti gagasan buruk. Tetapi entah bagaimana, dengan menghindari klise animasi biasa dengan membiarkan cerita mengalir, gambar-gambar yang indah dan karakter-karakter yang terus menghibur hati. Sutradara dan co-penulis nasakah Rob Letterman menggabungkan kesemuanya dan mempersembahkan sebuah hiburan segar selama 90 menit.Shark Tale adalah animasi untuk orang-orang sinis.Banyak lelucon demi lelucon dialirkan di film ini. Ada dua pemeran utama di Shark Tale tetapi konsentrasi film ini terpusat pada satu orang. Adalah Lenny, seekor ikan hiu vegetaris yang jinak, disuarakan oleh Jack Black, dan ada Oscar, ikan kecil yang mau menjadi orang penting (suara Will Smith).


      Cerita dipusatkan pada Oscar, seorang penipu yang akan melakukan apa saja untuk berhasil dan yang membenci pekerjaannya, sebagai penggosok lidah di toko yang memandikan ikan paus.Oscar merasa tak seperti siapapun. Dia tetap mengatakan bahwa dia bukan siapapun, dan cerita mendukung sudut pandang itu. Ada seekor angel fish yang mencintai Oscar disuarakan oleh Renee Zellweger, tetapi Oscar terlalu sibuk berlari dari ikan hiu Mafia. Dia adalah

 pembunuh dan tidak akan makan siapa saja. Ini di perbedaan yang menyolok pada saudara laki-laki Lenny, Frankie, seekor karnivor. Frankie disuarakan oleh Michael Imperioli, yang dikenal sebagai Christopher dita bernama Luca.

      Cerita apa yang dapat digali dari dunia berwarna warna ungu dan lembayung yang berkilau dan animasi yang bebas. Setiap pemeran memiliki ekspresi wajah yang jelas, sehingga orang akan merasakan apa yang mereka lihat bukan hanya sebagai gambar tetapi penampuilan nyata.Sewaktu Don Lino cemberut, sedikit banyak bibirnya menungkapkan kemiripan dengan De Niro, dapat dibayangkan bagaimana jika De Niro menjadi seekor ikan hiu. Cerita selanjutanya adalah Blowfish, disuarakan oleh Martin Scorsese, yang diketahui dengan gaya gugupnya, dengan alis mata tebal yang mirip dengan Scorsese dan beberapa sikapnya. Dan Oscar kecil juga dibuat seperti gaya dan penampilan Smith.Ada banyak adegan-adegan lucu yang membumbui film ini, seperti misalnya, saat Oscar, yang selalu membual dengan menyombongkan dirinya sendiri sebagai seorang "pembunuh ikan hiu" dimana dia harus menghadapi kenyataan berkelahi dengan seekor ikan hiu yang sesungguhnya.Film Shark Tale dikemas dengan baik serta didukung pengisi suara bintang-bintang papan atas. Film ini memberikan contoh kebajikan bagi anak-anak disisi lain juga memberikan hiburan segar bagi orang dewasa.

CERITA DORAEMON : NOBITA DAN PASUKAN ROBOT

DORAEMON : NOBITA DAN PASUKAN ROBOT




    Suneo memiliki robot baru dengan ukuran setinggi badan. Suneo dan Giant tentu memamerkannya kepada Nobita yang tak mungkin bisa memilikinya. Alhasil Nobita merengek kepada Doraemon dan meminta mainan robot yang sama. Akhirnya Doraemon memberikannya berupa robot raksasa kepada Nobita. Robot yang menjulang tinggi itu berkeliling tempat tinggal Nobita, Suneo dan Giant yang melihatnya sangat takjub bahkan iri pada robot raksasa milik Nobita.

    Di lain sisi, Planet Megathobia sedang bermasalah. Dari dunia paralel, salah seorang warga Planet Megathobia meminta bantuan pada makhluk bumi. Nobita dan robot raksasanya diminta untuk membantu menyelamatkan Planet Megathobia

Senin, 24 Juni 2013

SINOPSIS CERITA DORAEMON DAN PETUALANG DI LUAR ANGKASA

  DORAEMON DAN PETUALANG DI LUAR ANGKASA



       Doraemon dan Nobita mengajak Shizuka, Gian, serta Suneo bermain perang-perangan di luar angkasa lewat sebuah video game dari kantong ajaib Doraemon. Saat permainan usai, Gian dan Suneo malah terbawa sebuah pesawat luar angkasa.

       Doraemon dan Nobita berupaya mengembalikan Gian dan Suneo. Sayang , kotak video game yang berfungsi sebagai "pintu masuk" ke luar angkasa pun hilang. Beruntung, Nobita menemukan sebuah batu yang rupanya berasal dari ruang angkasa. Doraemon segera mengeluarkan pesawat dari kantong ajaibnya. Bersama Shizuka, Doraemon dan Nobita pergi ke planet dimana batu berasal yang ternyata merupakan tempat pesawat luar angkasa yang membawa Gian dan Suneo berada.

       Doraemon, Nobita dan Shizuka pun menyusup dan menemui Gian dan Suneo. Tetapi, pertemuan tak berlangsung lama karena mereka keburu ditangkap dan ditahan awak kapal "Ksatria Pemuda Angkasa," yang beranggotakan komandan Rian, peri kecil Frea, dan mahluk berbulu Goro-Goro yang memiliki misi meneliti kehidupan bumi.

       Dalam sebuah kesempatan, Doraemon dan kawan-kawan berhasil meloloskan diri setelah mengeluarkan "pintu ajaib" dari kantongnya. Namun, tak lama langkah mereka dihadang laba-laba raksasa yang siap memangsa mereka juga kapal "Ksatria Pemuda Angkasa".

       Saat situasi terjepit, rasa setia kawan pun muncul. Hal inilah yang terjadi pada Doraemon dan kawan-kawan. Gian yang biasanya ingin selalu menang sendiri, kali ini bertindak sebagai peniup terompet. Sementara yang lainya bersama-sama memegang terompet. Usaha mereka berrhasil mengusir laba-laba raksasa. "Ksatria Remaja Angkasa" pun kemudian bergabung dengan Doraemon dan kawan-kawan dan berjanji mengantarkan mereka kembali ke bumi. Hal ini tak langsung membuat petualangan Doraemon dan kawan-kawan berakhir karena tiba-tiba perjalanan mereka dihadang Angloa Moa yang berniat menduduki bumi.

SINOPSIS CERITA DORAEMON DAN DINOSAURUS NOBITA

DORAEMON DAN DINOSAURUS NOBITA


      Suneo menunjukkan kepada semua orang fosil cakar dinosaurus dan Nobita marah karena dia tidak lihat. Nobita mengklaim bahwa ia akan dapat menemukan dinosaurus yang hidup. Panik, Nobita meneliti pada dinosaurus dan mulai menggali di bukit. Tapi kemudian, seorang tuan tanah berteriak padanya dan membuat dia menggali lubang di tanah. Nobita menggali bola dari tanah, berbentuk seperti telur. Menggunakan membungkus waktu, ia kembali ke dalam bentuk tanah yang dulu, dan berencana untuk menetas telur.


Sebuah dinosaurus dengan leher panjang keluar, dan Nobita memutuskan untuk nama dinosaurus

Piisuke. Suneo dan Giant mencarinya tetapi karena Piisuke terlalu kecil, Nobita tidak menunjukkan kepada mereka dan malah membuat kesepakatan dengan mereka. Jika ia tidak bisa menunjukkan kepada mereka dinosaurus nyata, ia harus makan spaghetti melalui hidung. Piisuke tumbuh terlalu besar dan harus pensiun ke danau. Dia terlihat dan sebelum Nobita memiliki kesempatan untuk menunjukkan Giant dan Suneo, ia terpaksa mengambil Pisuke kembali ke rumahnya. Giant dan Suneo mengejar Nobita dan  Doraemon untuk menunjukkan Piisuke kepada mereka dan menyadari bahwa dinosaurus berada dalam bahaya, karena mereka membawa dia ke tempat yang salah. Mereka lari ke mesin waktu untuk menjemputnya.

      Istirahat mesin waktu dan sebagainya, mereka menggunakan helikopter untuk perjalanan, siang dan malam. Kemudian, mereka terpojok oleh pemburu dinosaurus dari masa depan, yang ingin mengambil Piisuke dari dia. Mereka mengatakan mereka akan mempertimbangkan dan pada malam hari, mereka membuat patung tanah liat dari diri mereka sendiri, dimasukkan ke dalam mobil tanah liat dikendalikan oleh remote. Hari berikutnya, rencana mereka ditemukan, Shizuka, Giant dan Suneo ditangkap. Doraemon dan Nobita terburu-buru untuk menyelamatkan mereka dan kelima harus menghadapi dimakan oleh ganas Tyrannosaurus Rex. Saat ia semakin dekat, mereka menyadari bahwa ini adalah salah satu dinosaurus jinak dan mengejar para pemburu dengan dinosaurus. Shizuka, Suneo dan Giant mengalami polisi, yang menempatkan pemburu dinosaurus di penjara. Pisuke dibawa ke rumahnya dan mereka semua pulang.

Minggu, 23 Juni 2013

SINOPSIS CERITA ZATHURA(2005)

ZATHURA



      Kredit pembukaan "Zathura" adalah closeups dari papan permainan fiksi ilmiah lama, permainan yang seharusnya ada dalam kehidupan nyata dan khususnya di masa kecil saya, tapi yang diciptakan untuk film ini. Pada hari ini video game berteknologi tinggi, itu luar biasa bahwa anak-anak pernah mendapat sangat senang sambil mendorong sedikit mobil balap logam di sekitar trek kardus: Mobil mainan adalah milik Anda, dan Anda berinvestasi dengan pentingnya dan ditingkatkan dengan fantasi dan dikasihani karena itu kecil, seperti Anda.Permainan tersebut adalah senjata melawan perasaan bosan hari Sabtu tak ada habisnya. Dalam "Zathura," waktu hang berat pada tangan Walter dan Danny Budwing, dua saudara, satu 10, satu 6, yang ayahnya telah meninggalkan mereka sendirian di rumah selama beberapa jam.
      Tidak cukup saja: remaja mereka adik Lisa diduga bayi-duduk, dari sudut pandang dirinya di bawah selimut tempat tidurnya dengan iPod-nya. Walter dan Danny melawan, sebagai saudara lakukan, Danny bersembunyi di lift makanan (sebuah perangkat yang akan datang sebagai berita untuk banyak anak-anak menonton film ini), dan Walter menurunkan dia ke ruang bawah tanah, yang untuk setiap 6 tahun adalah tempat yang penuh dengan suara menyenangkan dan mengkhawatirkan, ancaman tak terlihat.Ada Danny (Jonah Bobo) menemukan papan permainan Zathura dan mencoba untuk mendapatkan Walter (Josh Hutcherson) untuk bermain dengan dia. Walter lebih suka menonton olahraga di TV. Danny bermain sendiri. Permainan ini merupakan alat logam cerdik, Anda angin itu dan menekan tombol, dan mobil kecil Anda bergerak di sekitar trek, dan permainan memancarkan kartu bagi Anda untuk membaca.
     Danny memiliki Walter membantu dia membacanya: Meteor Shower. Ambil mengelak Aksi. Hampir maka meteor mulai menghujani, mendesis melalui ruang langit-langit dan pengeboran melalui lantai, penghancuran meja kopi dan lampu lantai.Permainan ini portal ke alam semesta alternatif dari petualangan mengejutkan, film bijak mencoba ada penjelasan rasional. Ia menyerupai permainan dalam "Jumanji" (1995), yang porting pemainnya ke dunia binatang yang menakutkan dan bahaya mengerikan, dan memang didasarkan pada sebuah buku oleh penulis yang sama, Chris Van Allsburg, yang juga menulis buku yang menginspirasi " The Polar Express "(2004). Perbedaan antara tiga film yang mendasar: "The Polar Express" adalah visioner dongeng, "Jumanji" merupakan wahana menegangkan gelisah yang pahlawan muda bertahan bahaya terlalu nyata untuk menjadi lucu, dan Zathura adalah satu-satunya permainan papan dalam sejarah yang hidup sampai dengan gambar di kotaknya.Kunci pesona film datang pada saat itu hujan meteor: Ruang tamu dilumatkan, tapi Danny dan Walter tak tersentuh. Mereka menjalankan sekitar seolah-olah menghindari meteor, tapi benar-benar meteor menghindari mereka. Hal luar biasa yang akan terjadi saat mereka bermain Zathura, tetapi mereka akan bertahan.
      Hal ini membantu menjelaskan mengapa mereka masih bisa bernapas ketika mereka membuka pintu depan dan menemukan bahwa rumah mereka sekarang di orbit."Zathura" adalah film ketiga yang disutradarai oleh Jon Favreau, aktor yang, seperti Ron Howard, yang mungkin dilahirkan untuk menjadi sutradara. Film pertamanya adalah "Membuat" (2001), kedua adalah "Elf" (2003) dan di samping akan terinspirasi oleh Edgar Rice Burroughs 'John Carter dari Mars, serangkaian saya selalu diasumsikan itu unfilmable, tapi atas dasar tiga film, mungkin tidak. Favreau membawa soliditas otot untuk efek khusus-Nya, mereka terlihat tidak seperti kesempurnaan digital abstrak tetapi seolah-olah memukul bersama-sama dari kayu lapis, aluminium dan mobil konsep. Dengan itu saya tidak berarti mereka terlihat murah, saya berarti mereka memiliki jenis ketulusan sungguh-sungguh dapat Anda temukan di sampul Mendebarkan Cerita Keajaiban. Karena Anda mungkin tidak tahu dari publikasi ini, saya mendorong Anda untuk Google "Mendebarkan Keajaiban majalah Stories" dan klik pada "gambar." Anda akan menemukan jenis yang sama absurditas bubur sesak nafas yang "Zathura" membawa ke mendidih.Saudara-saudara bergiliran. Permainan ini tak habis-habisnya. Kartu lain berbunyi, teman sekapal Memasuki Kamar Tidur Cryonic.
      Ini berarti bahwa adik mereka Lisa, yang suka tidur lewat tengah hari, telah membeku menjadi imobilitas di kamar mandi di lantai atas. Kartu lainnya menghasilkan (a) menakutkan tapi sangat terkoordinasi robot, yang desainer menghabiskan lebih banyak waktu di mata iblis merah menyala dari pada chip memori, (b) kadal alien raksasa yang langsung dari pulp sci-fi tradisi bug bermata monster, (c) serangan api dari pesawat ruang angkasa yang terlihat seperti Pesut barang rongsokan, dan (d) keturunan ke dalam lubang hitam. Seperti dua anak bertahan untuk hidup sayang dan kadal terjebak ke dalam lubang hitam, aku teringat jenis keangkuhan dirayakan oleh seperti mendebarkan Keajaiban Cerita judul sebagai "Dua Melawan Neptunus."Apa yang membuat ini menyenangkan adalah bahwa Danny dan Walter jelas tidak akan terluka. Alien ledakan api pergi seluruh potongan rumah mereka, tetapi tidak pernah potongan mereka berada di, dan kadal raksasa tampak lebih sibuk dengan overacting dibandingkan dengan makan anak-anak kecil. Para aktor muda, Hutcherson dan Bobo, membawa antusiasme terpengaruh dengan peran mereka, berkelahi satu sama lain seperti saudara bahkan ketika diancam dengan broasting oleh tungku surya.
      Ayah mereka, aku seharusnya disebutkan, dimainkan oleh Tim Robbins, meskipun perannya terutama terdiri dari absen. Kristen Stewart membuat sebagian besar adegan non-cryonic adik Lisa. Dan kemudian ada karakter Astronaut (Dax Shepard), yang terwujud pada titik penting dan membantu melindungi anak-anak dari bahaya intergalaksi. Naksir Lisa pada Astronaut menjadi cringy setelah semua diketahui."Zathura" kekurangan yang tersembunyi ancaman pola dasar dan emosi asli yang diinformasikan "The Polar Express," klasik yang sejati yang sedang kembali dirilis lagi tahun ini. Tetapi bekerja mulia sebagai opera ruang. Kita akan melalui periode sekarang di mana setiap video game sedang berubah menjadi sebuah film, sehingga latihan cheerless seperti "Doom," yang tanpa berpikir terdiri dari alien muncul dan mendapatkan krim. "Zathura" didasarkan pada berbagai jenis permainan, di mana para pahlawan tidak hanya menembak pada target, tetapi sebenarnya dikelilingi oleh peristiwa nyata bahwa mereka perlu mencari tahu. Mereka adalah pahlawan aktif, bukan pasif penembak jitu. Tak seorang pun bahkan terbunuh dalam "Zathura." Yah, tergantung pada apa yang terjadi pada kadal di sisi lain dari lubang hitam.

Rabu, 19 Juni 2013

SINOPSIS CERITA TITANIC(FILM 1997)


TITANIC(FILM 1997)

      Pada tahun 1996, seorang pemburu harta karun bernama Brock Lovett beserta timnya menjelajahi bangkai kapal RMS Titanic untuk mencari sebuah kalung berlian berharga yang diyakini terkubur di dasar laut bersama bangkai kapal tersebut. Sebuah peti ditemukan dan dibawa segera ke permukaan untuk dibuka. Sayangnya, peti itu tidak berisi harta karun berharga tetapi hanya beberapa lembaran kertas yang sudah hancur karena air laut. Salah satunya adalah sebuah lukisan seorang wanita telanjang bertanggal 14 April 1912 dan bertandatangan "JD". Lukisan itu menggambarkan seorang perempuan telanjang yang bersandar di sebuah kursi. Di lehernya terdapat sebuah kalung berlian yang mereka cari: "Heart of the Ocean — Jantung Samudera".

     Rose Dawson Calvert, seorang perempuan tua berusia 101 tahun menonton berita di CNN tentang penemuan lukisan tersebut. Dia menghubungi Brock Lovett, menanyakan soal Heart of the Ocean dan meyakinkan Lovett kalau perempuan yang ada dalam lukisan itu adalah dirinya. Lovett tertarik dan selanjutnya, Rose ditemani cucunya, Lizzy Calvert, terbang ke lokasi penemuan lukisan tersebut lalu menceritakan lebih lanjut tentang pengalamannya di atas kapal Titanic.
     Pada bulan April 1912, Rose (saat itu bernama Rose DeWitt Bukater) yang masih berusia 17 tahun menaiki RMS Titanic sebagai penumpang kelas satubersama ibunya, Ruth DeWitt Bukater, dan tunangannya, Caledon Nathan Hockley (Cal), seorang pengusaha sukses di bidang industri. Rose tidak mencintai Cal, tetapi ibunya memaksanya untuk menikahinya karena masalah keuangan dan kehormatan keluarga. Di saat yang sama, seorang laki-laki bernama Jack Dawson memenangkan tiket kelas tiga dalam permainan poker dan ikut serta dalam pelayaran perdana Titanic dari Southampton menuju New York.
     Di atas kapal, Rose yang tidak bahagia atas pertunangannya dan juga kehidupannya yang terkekang memutuskan untuk bunuh diri dengan cara terjun dari buritan kapal. Jack melihat peristiwa itu dan berhasil menghalanginya. Atas hal ini, dengan keberatan Cal mengundang Jack makan malam bersama mereka untuk keesokan harinya pada acara jamuan di kelas satu untuk membalas jasanya. Singkat cerita, Rose dan Jack menjalin persahabatan dan saling berbagi pengalaman serta kisah hidup mereka. Jack menceritakan petualangannya sebagai seorang pelukis sementara Rose berbagi kisah soal keputusasaan dan penderitaannya. Ikatan mereka semakin kuat saat mereka melarikan diri dari jamuan makan malam di kelas satu dan ikut serta dalam pesta para penumpang di kelas tiga. Lambat laun, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Jack kini telah jatuh cinta pada Rose, namun Rose cenderung tidak mempedulikan perasaan antara mereka yang semakin menebal karena pertunangannya dan juga status sosialnya. Tetapi, Rose akhirnya memutuskan untuk melepaskan semua itu dan menyerahkan cintanya kepada Jack. Pada suatu malam, Rose meminta Jack melukis dirinya dengan hanya memakai kalung berlian Heart of the Ocean, lukisan yang sama yang ditemukan oleh para pemburu harta karun 84 tahun kemudian.
     Di saat yang sama, Kapten Edward J. Smith dan krunya seolah-olah tidak menghiraukan peringatan tentang gunung es yang berada dalam jalur yang dilalui oleh Titanic. Malahan, atas perintah Joseph Bruce Ismay, direktur perusahaan White Star LineTitanic semakin mempercepat lajunya meskipun pada saat itu malam hari. Pada malam 14 April 1912, dua orang pengawas kapal melihat bongkahan gunung es besar persis di depan jalur Titanic dan memberitahu anjungan. First Officer William Murdoch memerintahkan kapal dibelokkan dan mesin dimundurkan, tetapi sudah terlambat; sisi kanan Titanic menabrak gunung es, sehingga menciptakan serangkaian lubang di bawah garis air. Lima kompartemen kedap air kapal bocor. Semakin jelas bahwa kapal ini terancam, karena kapal ini tidak bisa selamat jika lebih dari empat kompartemen bocor.

      Sementara itu, Cal telah mengetahui hubungan antara Jack dan Rose. Cal yang sangat marah lalu merancang jebakan untuk memfitnah Jack seolah-olah mencuri berliannya. Walaupun Rose berpeluang untuk menyelamatkan diri lebih awal dari bencana kapal dengan menaiki sekocibersama ibunya, dia memilih untuk kabur dari Cal — dan juga peluangnya untuk menyelamatkan diri ke dalam sekoci — untuk mencari dan menyelamatkan Jack yang diborgol ke tiang di dek bawah oleh Lovejoy, kaki tangan Cal. Jack berhasil dilepaskan dan kini mereka harus keluar dari sana dengan cepat. Mereka berhadapan dengan banyak halangan termasuk pintu yang terkunci dan kemarahan Cal yang memaksa mereka kembali ke dek bawah.      
     Mereka berdua berhasil naik ke dek atas tetapi sekoci sudah tidak ada, memaksa mereka bersama ratusan penumpang lain yang ketakutan mencari ruang untuk bertahan sebelum Titanic tenggelam sepenuhnya ke dasar Samudera Atlantik. Buritan kapal tegak dan menjulang tinggi sehingga ketidak seimbangan berat membuat kapal patah dua dan pada pukul 2.20 pagi tanggal 15 April 1912, bagian haluan kapal tenggelam sepenuhnya ke dasar laut dan diikuti oleh bagian buritan.
     Rose dan Jack menceburkan diri ke dalam laut yang sangat dingin itu bersama dengan banyak penumpang lainnya. Hanya ada satu lembar papan yang cukup besar untuk seorang, mengambang tidak jauh dari mereka. Jack menaikkan Rose ke papan itu, menyelamatkan jiwa kekasihnya itu dari suhu dingin yang mematikan, sementara ia berpegangan di sisi papan itu memegangi tangan Rose untuk menenangkannya. Rose dan Jack bersama dengan ratusan penumpang yang lain menunggu bantuan dari sekoci yang tak kunjung datang di permukaan air. Ketika petugas di sekoci memutuskan untuk datang membantu, hampir semua penumpang telah tewas akibat hipotermia. Rose kecewa karena Jack tidak mampu bertahan dan meninggalkannya. Dia mengucapkan selamat tinggal lalu melepaskan jasad Jack yang telah membeku ke dalam lautan, kemudian Rose memanggil sekoci yang selanjutnya datang menyelamatkannya. Penumpang yang selamat di atas perahu penyelamat menunggu selama empat jam sampai RMS Carpathia, kapal terdekat yang berhasil menjawab dan membalas isyarat radio Titanic, datang menyelamatkan mereka. Ketika tiba di New York, Rose mengganti namanya menjadi Rose Dawson dan mendapati ia masih memiliki Heart of the Oceanyang tersimpan di dalam saku jas milik Cal yang dipakainya.
     Kembali sebagai perempuan tua pada tahun 1996, Rose menuju ke dek kapal ekspedisi dan membuang Heart of the Ocean ke dalam lautan, tempat Jack tewas 84 tahun yang lalu. Beralih ke kamar Rose, di sana terlihat foto-foto perjalanan hidupnya, termasuk foto dia sedang menunggang kuda di Santa Monica Pier, seperti yang dulu pernah direncanakannya bersama Jack. Rose berbaring dan bermimpi dalam tidurnya. Dalam mimpinya, ia kembali ke dasar laut, Titanic muncul di dalam kegelapan dan segalanya berubah menjadi baru. Seorang pelayan membukakan pintu ke tangga utama dan di sana terlihat semua penumpang Titanic yang tewas pada malam kecelakaan tersenyum pada Rose. Persis di atas tangga berdiri Jack, menghadap jam besar tempat mereka berdua juga pernah berjanji bertemu sebelumnya. Jack berpaling dan tersenyum ke arah Rose yang kembali berusia 17 tahun dan Rose membalas senyumannya. Mereka berciuman di hadapan khalayak yang bertepuk tangan mengelukan

Kamis, 13 Juni 2013

SINOPSIS CERITA TANGLED TALE

  TANGLED TALE




     Cerita Tangled dimulai ketika sepercik sinar matahari jatuh ke bunga di bumi dan membuat bunga itu ajaib. Seorang wanita tua bernama Gothel menggunakan kekuatan ajaib bunga itu untuk membuatnya tetap muda. Namun dia merahasiakan keberadaan bunga ajaib itu dengan menutup bunga itu dengan tudung yang dilapisi dengan semak-semak.Waktu pun berlalu. Berabad-abad kemudian, sebuah kerajaan dibangun dekat hutan di mana bunga ajaib itu tumbuh. Suatu saat, Permaisuri sakit sehingga Raja memerintahkan pasukannya untuk mencari bunga ajaib yang awalnya diduga mitos.Para pasukan berhasil menemukan bunga itu akibat kecerobohan Gothel yang membuka tudung bunga itu. Permaisuri yang meminum larutan bunga sembuh. Ia melahirkan anak perempuan dengan rambut pirang dan diberi nama Rapunzel. Kerajaan merayakan kelahiran putri ini dengan menerbangkan lentera-lentera.

      Gothel, mengetahui bunganya sudah dicabut dan hilang, marah. Dia menyusup ke istana dan menculik Rapunzel. Gothel menyembunyikan Rapunzel di menara tinggi tersembunyi di balik goa.  sebuah lagu khusus, rambut Rapunzel akan bersinar dan dapat membuat Gothel muda kembali.Rapunzel tumbuh dewasa, tetapi dia tidak pernah diijinkan turun dari menara. Satu-satunya teman Rapunzel adalah seekor bunglon bernama Pascal. Rambut Rapunzel juga tidak pernah dipotong, sebab kalau dipotong, rambut itu akan hilang kekuatannya.Rapunzel menyadari bahwa setiap hari ulangtahunnya, lentera-lentera diterbangkan. Dia dapat melihatnya dari jendela menara. Maka Rapunzel meminta Gothel untuk membawanya pergi melihat lentera-lentara terbang itu sebagai hadiah ulangtahun ke-18.

      Namun Gothel tetap tidak mengijinkan Rapunzel pergi. Rapunzel menjadi sedih.Sementara itu, seorang buronan kerajaan yang baru saja mencuri mahkota putri bersembunyi di menara Rapunzel. Rapunzel, ketakutan, memukul bandit bernama Flynn Rider itu dengan panci. Saat Flynn pingsan, Rapunzel menyembunyikan mahkota curian Flynn. Kemudian Rapunzel memaksa Flynn membawanya pergi melihat lentera terbang dengan bayaran Rapunzel akan mengembalikan curian Flynn. Flynn pun setuju.Turun dari menara, Flynn sebenarnya kesal dengan Rapunzel. Dia ingin menakut-takuti Rapunzel supaya kembali ke menara lagi. Flynn mengajak Rapunzel makan di bar di mana orang-orang kasar berkumpul. Rapunzel, awalnya ketakutan, akhirnya berhasil menyentuh hati para orang kasar dengan menyatakan Rapunzel punya mimpi. Mimpi sederhana Rapunzel membuat para orang kasar mau mendukung perjalanan Rapunzel.

      Prajurit kerajaan terus mengejar Flynn. Karena Rapunzel bersama Flynn, Rapunzel juga harus kabur dari mereka. Rapunzel dan Flynn sempat terjebak di goa pertambangan gelap yang dipenuhi air. Mereka sangat ketakutan. Flynn membuka rahasianya yaitu bahwa nama sebenarnya adalah Eugene Fitzherbert. Rapunzel juga memberitahu Flynn bahwa ia mempunyai rambut ajaib yang akan bersinar kalau Rapunzel bernyanyi. Mereka berhasil menggali dan keluar dari goa.Di hutan, Rapunzel dan Flynn saling bercerita tentang latar belakang mereka dan mulai berteman. Lambat laun Gothel mengetahui Rapunzel pergi dari menara. Gothel menemukan Rapunzel di hutan sudah jatuh cinta dengan pencuri. Gothel menghasut Rapunzel untuk memberikan mahkota curian kepada Flynn dan membuktikan bahwa Flynn akan meninggalkan Rapunzel apabila dia telah mendapatkan mahkota itu. Menurut Gothel, Flynn bukan sahabat sejati.

      Rapunzel, takut kehilangan Flynn, tidak mau memberikan mahkota itu. Keesokan harinya, Rapunzel dan Flynn sampai di kota di mana lentera-lentera itu akan diterbangkan. Rapunzel baru tahu bahwa putri kerajaan itu hilang.Malam harinya, Rapunzel dan Flynn duduk di perahu menyaksikan lentera-lentera diterbangkan. Rapunzel baru berani memberi bayarannya, yaitu mahkota curian Flynn. Flynn juga menyadari dia mencintai Rapunzel dan hendak berciuman dengannya sebelum Flynn melihat rekan-rekan mencurinya, Stabbington Bersaudara, di tepi danau.Flynn bertujuan menyelesaikan urusannya dengan para buronan. Ia menepi dan memberikan mahkota itu pada Stabbington Bersaudara. Tetapi Stabbington Bersaudara sudah tidak menginginkan mahkota itu. Sesuai rencana Gothel, mereka memukul Flynn pingsan dan mengikatnya di perahu, berpura-pura membuat Rapunzel mengira Flynn kabur.

     Rapunzel sakit hati karena ia kira Flynn menipunya. Gothelpun datang untuk menghibur walau sebenarnya ini sudah bagian dari rencana Gothel. Rapunzel dibawa kembali ke menara. Sedikit melamun, Rapunzel menyadari bahwa dia adalah putri yang hilang itu. Rapunzel bertekad melawan Gothel meski dulu ia sudah menganggap Gothel sebagai ibunya.Sementara itu, Flynn yang pingsan ditangkap prajurit kerajaan. Dia akan dipenggal esok harinya. Dengan bantuan orang kasar, Flynn dapat kabur dari hukuman. Flynn bergegas mencari Rapunzel di menara. Baru saja mencapai jendela menara, Flynn ditusuk Gothel.Rapunzel, tidak tega melihat Flynn kesakitan, mengatakan pada Gothel bahwa dia bersedia tetap bersama Gothel dengan syarat diijinkan menyembuhkan Flynn. Karena tidak mau Rapunzel terikat pada Gothel, Flynn memotong rambut panjang Rapunzel.

     Akibatnya, rambut itu kehilangan kekuatannya dan warnanya menjadi cokelat. Gothel juga menjadi tua sekali. Dia menghilang menjadi debu. Flynn juga meninggal.Rapunzel menangis sambil menyanyi. Air matanya menghidupkan Flynn. Mereka pergi ke istana dan memperkenalkan Rapunzel sebagai putri pada Raja dan Permaisuri.Akhirnya, Rapunzel dan Flynn menikah.

Senin, 10 Juni 2013

SINOPSIS NOVEL ALICE IN WONDERLAND

ALICE IN WONDERLAND 

  

     Alice mengejar kelinci yang dilihatnya di tepi sungai, hingga masuk ke dalam lubang besar. Alice tiba di sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang semuanya terkunci. Ia melihat ke meja dan menemukan sebuah kunci. Tapi, kunci itu untuk pintu yang kecil setinggi 38 cm. Kali ini, ia melihat sebuah botol kecil yang berlabel “MINUM AKU”. Alice meminumnya dan tubuhnya mengecil. Tapi, kunci untuk pintu kecil itu berada di atas meja yang tinggi. Tepat di bawah meja, dia menemukan kue dengan label “MAKAN AKU”, Alice memakannya dengan harapan tubuhnya bisa membesar. Alice segera menghabiskan kue itu. Kepala Alice membentur langit-langit longor. Tingginya saat ini sudah lebih dari 2,7 meter.
     Seketika Alice mengambil kunci mungil dan bergegas menuju pintu taman. Tapi, dia hanya bisa berbaring miring untuk melihat ke dalam taman dengan satu mata. Karena putus asa, Alice menangis, mencucurkan air mata dengan deras hingga membentuk sebuah kolam besar disekelilingnya. Dari kejauhan dia melihat seekor kelinci itu datang lagi. Ketika kelinci itu datang dan melihat Alice, dia langsung pergi dan menjatuhkan sebuah kipas dan sepasang sarung tangan. Alice mengambil kipas itu dan mengipasi dirinya, karena udara di sekelilingnya terasa panas. Tiba-tiba tubuh Alice mengecil. Sewaktu dia berjalan-jalan, tak sengaja dia terpeleset ke dalam kubahan air asin. Sewaktu dia berenang menuju ke tepi, dia bertemu dengan seekor tikus, burung, dan binatang lainnya yang tercebur di kolam itu dan mengajaknya berenang ke tepian.
     Alice, si Tikus, burung dan binatang lainnya berkumpul di tepi sungai dengan tubuh yang basah. Mereka bingung bagaimana cara mengeringkan tubuh mereka saat ini. Mereka memutuskan untuk mengadakan rapat anggota. Burung Dodo telah mendapatkan ide, dia mengadakan perlombaan lari untuk mengeringkan tubuh mereka, tanpa ditentukan start, finish, dan waktunya. Akhirnya, perlombaan itu selesai dan tubuh mereka kering. Si Tikus memiliki kisah yang akan di ceritakannya kepada semua anggota rapat. Tetapi, Alice menyinggungnya dengan kalimat “Si Pemarah”. Si Tikus tersinggung dan pergi (tak mau kembali). Lalu, Alice menggantikan si Tikus, Alice menceritakan tentang Dinah (kucingnya yang pandai menangkap tikus, dan senang memakan burung-burung kecil). Mendengar cerita itu, semua binatang pergi meninggalkan Alice, karena takut. Alice yang malang kembali sendiri dan sangat kesepian. Beberapa saat kemudian, Alice mendengar suara langkah kaki dari kejauhan, dia berharap si Tikus kembali.
      Sebatang pohon mawar putih besar berdiri di dekat pintu dan 3 orang tukang kebun bernama si Dua, si Lima, dan si Tujuh yang sibuk mengecat bunga itu dengan warna merah. Mereka tak sengaja meletakkan mawar putih. Sang Ratu akan segera tiba, mereka terburu-buru mengecat mawar itu karena jika Ratu mengetahui mereka akan mendapatkan hukuman penggal. Tiba-tiba suara langkah kaki terdengar seperti arak-arakan, dan datanglah sang Ratu dan sang Raja Hati. Ketika arak-arakan itu tiba di hadapan Alice mereka berhenti menatap Alice. Dia tak akan takut pada Raja dan Ratu, baginya mereka hanyalah sekotak kartu. Wajah sang Ratu memerah ketika menatap Alice dan mengetahui rahasia tiga tukang kebunnya. Sang Ratu menyuruh prajuritnya untuk memenggal kepala Alice dan ketiga tukang kebun. Ketika diadakan eksekusi ketiga tukang kebun itu tiba-tiba menghilang. Akhirnya sang Ratu mengajak Alice untuk bermain Kriket. Lapangan luas, naik dan turun, bolanya adalah para ladak, pemukulnya adalah flamingo dan para prajurit harus melengkungkan diri masing-masing sehingga membentuk sebuah busur.
      Ketika Alice dapat meluruskan leher flamingonya, dia berencana memukul landak dengan kepala flamingonya. Tapi, si landak menggulung dirinya sendiri dan menjauh. Selain itu, ada puncak bukit dan palung di setiap lintasan. Alice menyadari, permainan ini benar-benar sulit. Tiba-tiba si Kucing Cheshire datang dan mengajak bicara. Sang Raja mendengar pembicaraan Alice dan menanyakan teman bicaranya. Alice sedang berbicara dengan Cheshire (kucing). Mendengar kata kucing Raja sangat marah dan memberi hukuman penggal pada Cheshir. Masalah yang saat ini terjadi adalah flamingo Alice hilang ke seberang taman. Pada saat Alice berhasil menangkap flamingonya, suasana lapangan permainan kriket sudah tidak ramai lagi. Terjadi kerumunan di tempat Cheshire berada. Sang Ratu berargumen bahwa jika tidak dilakukan, dia akan memenggal kepala semua orang secara bergiliran. Kucing iru milik Duchess, sang Algojo pergi menjemput sang Duchess. Ketika sang Algojo pergi, Cheshire menghilang secara tiba-tiba. Mereka semua bingung mencarinya kesana-kemari.
      Kini sang Duchess kembali bersama Alice. Duchess mendekat ke tubuh Alice hingga sedekat mungkin. Setiap kali Alice berbicara, Duchess selalu menyambungnya dengan nilai moral, Duchess sangat pandai dalam hal itu. Kemudian, Ratu melihat mereka berdua, sang Duchess segera menjauh dari Alice dan memberi penghormatan. Sang Ratu memperingati mereka berdua dan memberi beberapa pilihan kepada sang Duchess. Sang Duchess menentukan pilihan dari sang Ratu dan menghilang. Lalu, sang Ratu mengajak Alice untuk bermain kriket kembali. Pada akhir permainan, hanya ada Raja, Ratu, dan Alice dalam permainan itu. Permainan pun terselesaikan. Sang Ratu menawarkan Alice untuk mendengarkarka kisah si Kura-Kura Tiruan, dengan memerintah Gryphon untuk mengantarkan Alice ke tempat Kura-Kura Tiruan. Alice mendapatkan kisah hidup dan cara belajar yang dilakukan oleh si Kura-Kura Tiruan.
     Si Kura-Kura Tiruan mengajak Alice manari Quadrille-Lobster dan memberitahu cara menari Quadrille-Lobster. Pertama, membentuk 2 barisan sepanjang tepi pantai, melangkah maju dua kali berpasangan dengan seekor lobster, melangkah dua kali dengan ganti pasangan lobster, dan berhenti pada baris yang sama. Mereka semua menari bersama dan si Kura-Kura Tiruan menyanyi dengan sangat lambat. Tarian Quagrille-Lobster pertama berakhir dan mereka mencoba tarian Quadrille-Lobster yang lain.
Ketika Alice datang, Sang Raja dan sang Ratu Hati duduk di takhta mereka. Disekelilingnya banyak kerumunan binatang serta satu set kartu remi lengkap. Dihadapannya Jack berdiri dalam keadaan terikat. Si Kelinci Putih berdiri di dekat sang Raja dengan terompet pada satu tangannya. Sekotak tempat duduk para juri. Ditengah-tengah ruangan pengadilan itu terdapat sebuah meja dengan kue tar yang banyak dan lezat. Hakimnya adalah sang Raja. Kemudian si Kelinci Putih mulai meniup terompet 3 kali dan memanggil saksi pertama yaitu si Pembuat Topi yang membuat kesaksian yang tidak ada manfaatnya.
      Lantas sang Raja memanggil saksi kedua yaitu tukang masak Duchess yang tidak mau memberi kesaksian. Ketika sang Raja mencoba bertanya kepada san Duchess, tiba-tiba si Tikus Asmara menjawabnya dengan suara mengantuk. Akibatnya, si Tikus Asmara mendapatkan hukuman penggal dari sang Ratu. Setelah kejadian itu, tukang masak Duchess menghilang. Si Kelinci Putih kembali meniup terompet 3 kali dan memanggil saksi selanjutnya yaitu Alice. Mendengar namanya disebut, dia sangat terkejut.
      Sang Raja meminta kesaksian dari Alice, tapi Alice tidak mau menjawabnya. Juri mencatat hal-hal yang telah terjadi. Tak lama kemudian si Kelinci Putih mendapatkan sebuah kertas yang isinya sebuah lirik yang mengarah pada Jack. Lalu sang Ratu menjatuhi hukuman sebelum keputusan keluar. Alice membangkang dan tubuhnya kembali seperti semula. Sang Ratu marah dan akan memenggal Alice. Tapi, Alice menyatakan bahwa semua yang dia lihat saat ini hanyalah sekotak mainan kertas. Mendengar hal itu, seluruh kartu berdiri dang beterbangan di sekitar Alice. Dia berusaha menghalau mereka, tapi kemudian dia mendapati dia terbaring di pangkuan kakaknya di pinggir sungai.
     Lalu, Alice mnceritakan petualangannya kepada kakak perempuannya. Ketika berada di kehidupan asli, kemeretak cangkir teh akan berubah menjadigemerincing bel, teriakan sang Ratu akan berubah menjadi suara para penggembala, dan suara bersin si bayi, pekikan Gryphon dan suara ajaib itu akan berubah menjadi suara ramai di tengah kesibukan tanah pertanian dan isakan si Kura-Kura Tiruan akan menjadi suara desis teko di kejauhan.

TEMPAT LES SAYA"THOUSANDS GOOD"


THOUSANDS GOOD

COMPUTER TRAINING CENTRE

 

 Hy Prens, saya mau tanya nie...
Apakah prens tahu tentang Thousands Good?apakah prens mengenalnya? Nah, jika prens belum mengenal Thousands Good, saya akan menceritakan nya kepada anda tentang Thousands Good.Silakan di baca...Baca dengan teliti ya prens.....





     THOUSANDS GOOD COMPUTER TRAINING CENTRE atau TGCTC adalah toko yang berada di Jl.Bakaran Batu, Lubuk Pakam. TGCTC berdiri pada 19 JUNE 2011, dimana Thousands Good sudah berdiri 2 tahun.Thousands Good didirikan oleh Director Edy Gunawan dengan Principal Dewi Seriwati. TGCTC menjual berbagai jenis accesories komputer, perangkat-perangkat komputer, dan komputer rumah / laptop.
      TGCTC juga menyediakan layanan Service Computer dan  menerima jasa Design dan Percetakan. Adapun jenis Design dan Percetakan seperti; Kartu Nama, Brosur, Album Kenangan, Baliho, Buku Tulis, Bon/faktur/kwitansi/Memo, dll. Di Thousands Good juga ada membuka tempat les Komputer untuk tingkatan SD, SMP, SMA, Mahasiswa/i dan Para Pekerja sekalipun.
      Les di Thousads Good bukan hanya enak loe teman-teman juga mengasikkan dan seru abizzz, karena tempat lesnya enak, 1 orang 1 komputer loe teman-teman, juga setelah belajar kite dikasih 30 menit untuk browsing, setiap naik level kita dapat tukar point kita dengan hadiah,apabila ada tugas dari sekolah yang tidak dinmengerti dapat kita diskusikan disini juga, jika kita memdapat prestasi di sekolah kita juga dapat hadiah loe dari sang guru, setiap bulannya kita ada acara nonton bersama, juga setiap minggu ada diadakan perlombaan dan yang menang dapat hadiah....
Enakkan teman-teman....ayo jika teman-teman mau belajar komputer langsung saja datang dan daftar di THOUSANDS GOOD COMPUTER TRAINING CENTRE....
      Itu lah sedikit cerita tentang tempat les komputer saya...

Sekian dulu ya teman-teman cerita tentang tempat les komputer dari saya... ^ ^

Jumat, 07 Juni 2013

LEGENDA RELIKUI KEMATIAN

Legenda Relikui Kematian

Kisah Tiga Saudara (The Tee Brothers)

      Dalam novel, Albus Dumbledore mewariskan Hermione Granger sebuah buku kuno berjudul The Tales of Beedle the Bard dalam wasiatnya. Ketika Hermione membaca buku tersebut, ia menemukan sebuah simbol aneh yang digoreskan dalam salah satu halaman. Harry, Ron, dan Hermione pernah melihat simbol yang sama itu digunakan oleh Xenophilius Lovegood, ayah dari kawan mereka, Luna Lovegood. Xenophilius memberi tahu mereka bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian. Ia bertanya apakah mereka mengetahui Kisah Tiga Saudara (The Tale of the Three Brothers). Hermione menanggapi bahwa kisah itu terdapat dalam The Tales of Beedle the Bard dan membukakan halaman di mana simbol tersebut digoreskan.
       Kisah yang ditemukan dalam buku kuno itu menceritakan tentang tiga laki-laki kakak beradik yang hendak menyeberangi sebuah sungai yang terlalu dalam dan terlalu berbahaya untuk direnangi. Tetapi karena mereka adalah para penyihir yang hebat, mereka menyihir sebuah jembatan yang menyeberangi sungai itu. Di tengah-tengah jembatan, mereka menemukan sebuah seseorang berkerudung, yakni Sang Maut itu sendiri. Sang Maut menjadi murka karena ketiga bersaudara yang pandai itu melewati sungai itu tanpa terluka sementara orang-orang sebelumnya yang berusaha melalui sungai itu semuanya tenggelam. Sang Maut berpura-pura mengucapkan selamat kepada para penyihir itu dan memberi tahu bahwa setiap dari mereka layak mendapatkan hadiah atas sihir mereka yang mengagumkan.
       Saudara yang tertua, yang suka bertempur, meminta tongkat sihir tak terkalahkan yang layak untuk seorang penyihir yang telah mengalahkan Sang Maut. Untuk memenuhinya, Sang Maut mengambil ranting pohon Elder dan menciptakan sebuah tongkat sihir yang diberikannya kepada saudara tertua. Saudara yang kedua, yang angkuh, bermaksud mempermalukan Sang Maut lagi dan meminta kekuatan untuk memanggil yang telah mati. Sang Maut mengambil sebuah batu dari tepi sungai dan memberi tahu bahwa batu itu memiliki kekuatan kebangkitan. Saudara yang ketiga adalah yang paling rendah hati, paling bijaksana, dan tidak mempercayai Sang maut. Ia meminta sesuatu yang dapat membuatnya bepergian tanpa bisa diikuti Sang Maut. Jadi Sang Maut dengan sangat segan memberikan Jubah Gaib kepada saudara yang ketiga.

       Setelah beberapa waktu, ketiganya berpisah dan pergi dalam pertualangan mereka masing-masing. Saudara yang tertua bertempur dalam duel yang selalu dimenangkan, membanggakan tongkat sihir yang didapatkannya dari Sang maut. Suatu malam, ketika ia sedang tidur, seorang penyihir yang iri hati mengendap-endap dan menggorok lehernya, lalu mengambil tongkat sihir itu untuk dirinya sendiri. Saudara yang pertama pun jatuh ke tangan Sang Maut. Saudara yang kedua memiliki sebuah rumah dan tinggal di sana sendirian. Ia mengambil batu itu suatu hari dan memutarkannya tiga kali di tangannya. Seorang wanita yang dicintainya, tapi telah meninggal dunia, muncul di sisinya. Wanita itu terpisahkan dari dunia kematian, sedih dan dingin. Saudara yang kedua menjadi gila dan membunuh dirinya sendiri untuk menyusul wanita yang dicintainya. Saudara yang kedua pun jatuh ke tangan Sang Maut. Namun demikian, Sang Maut tidak pernah menemukan saudara yang ketiga sampai ia melepaskan Jubahnya dan memberikannya pada putranya. Sang Maut pun muncul di sisi saudara yang ketiga yang menyambutnya sebagai kawan lama dan mereka pun meninggalkan dunia dengan sederajat

Identitas Ketiga Saudara 


      Setelah Hermione melihat simbol Relikui Kematian di makam Ignotus Peverell di Godric's Hollow dan Harry teringat akan Cincin Marvolo Gaunt yang memiliki lambang Peverell, mereka menyadari bahwa ketiga bersaudara tersebut adalah keluarga Peverell: Antioch (yang tertua), Cadmus (yang kedua), dan Ignotus (yang bungsu). Harry percaya bahwa ia adalah keturunan dari Ignotus sendiri karena Jubah itu diwariskan di dalam keluarganya. Belakangan, hal ini dibenarkan oleh roh Albus Dumbledore yang muncul kepada Harry pada akhir novel ini. Alasan yang sama menyimpulkan bahwa Voldemort, dari Keluarga Gaunt, adalah keturunan dari Cadmus. Rowling telah membenarkan bahwa Harry dan Voldemort memang berhubungan dengan keluarga Peverell dalam sebuah wawancara, sebagaimana umumnya banyak keluarga-keluarga penyihir memiliki leluhur yang sama.
Penanya: "Setelah membaca mengenai pemilik asli Relikui Kematian, Peverell bersaudara, saya ingin tahu apakah Harry dan Voldemort bersaudara jauh: karena kakek Voldemort mewarisi cincin bertakhtakan Batu Kebangkitan?"
J.K. Rowling: "Ya, Harry dan Voldemort memiliki sedikit pertalian saudara melalui keluarga Peverell. Tentu, hampir semua keluarga penyihir memiliki pertalian jika kita menelusuri mereka selama berabad-abad. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Relikui Kematian, Peverell bersaudara menurunkan banyak keluarga penyihir".

Pertualangan mencari Relikui Kematian

   
J.K. Rowling mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa judul novelnya sebelum dinamai Relikui Kematian direncanakan Harry Potter and the Peverell Quest. Di sepanjang novel, banyak penyihir berusaha menemukan ketiga benda sihir Relikui Kematian, seperti diceritakan oleh Xenophilius. Tapi rupanya tidak banyak yang sukses menemukannya. Lagi pula, mereka tidak memiliki bukti di mana letaknya benda-benda tersebut dan sama sekali tidak memiliki bukti bahwa legenda ini memang benar-benar ada.

Relikui Kematian



1. Tongkat Elder 

  Tongkat sihir milik Albus Dumbledore dalam film-film Harry Potter. Jika versi film sesuai dengan bukunya, maka tongkat inilah Tongkat Elder.Tongkat Elder, yang melegenda sepanjang sejarah sebagai "Tongkat Kematian" atau "Tongkat Takdir", adalah tongkat sihir yang sangat kuat yang dibuat dari kayu pohon elder. Kemungkinan, tongkat ini adalah tongkat yang paling kuat yang pernah ada, dan bila digunakan oleh pemiliknya yang sah, ia kemungkinan tidak dapat dikalahkan dalam duel. Sebagaimana biasanya tongkat-tongkat sihir lainnya, Tongkat ini pun tidak akan mengizinkan dirinya digunakan untuk mencelakai pemiliknya yang sah. Kepemilikan tongkat sihir pun merupakan hal yang rumit. Sebagaimana dinyatakan oleh pembuat tongkat sihir Ollivander, kepemilikan suatu tongkat sihir hanya dapat dipindahkan secara tepat. Tongkat ini akan menundukkan diri kepada seorang pemilik yang baru, jika pemilik lamanya dikalahkan, dilucuti, dipingsankan, atau dibunuh. Hal ini dapat terjadi baik melalui duel sihir maupun melalui jalan non-sihir (membunuh seperti Muggle, misalnya). Jika pemilik tongkat meninggal tanpa dikalahkan, maka kekuatan tongkat sihir akan padam juga karena kekuatan itu tidak pernah dimenangkan dari pemiliknya.

    Setelah menyombongkan tongkat sihirnya yang tak terkalahkan, Antioch Peverell tewas terbunuh ketika tidur oleh seorang musuh yang menginginkan tongkat itu. Sejak itu, tongkat sihir ini berpindah-pindah tangan di antara para penyihir yang haus kekuasaan. Setelah melalui beberapa masa, tongkat itu jatuh ke tangan Gregorovitch, seorang pembuat tongkat sihir Bulgaria. Gregorovitch berkoar mengenai Tongkat Elder yang dimilikinya untuk menaikkan popularitasnya ketika ia menghadapi persaingan dengan Ollivander. Ia berusaha mengungkapkan rahasia kedigdayaan Tongkat itu. Tongkat Elder kemudian jatuh ke tangan Gellert Grindelwald, yang mencurinya dari pembuat tongkat sihir yang terkenal itu. Tidak diketahui apakah Gregorovitch berhasil mengungkapkan rahasia Tongkat itu tapi ia mendapatkan reputasi terkenal di Eropa. Grindelwald kemungkinan memingsankan Gregorovitch ketika ia mencuri tongkat itu, karena Grindelwald mendapatkan kesetiaan tongkat itu. Kepemilikan Tongkat Elder kemudian berpindah ke Albus Dumbledore ketika ia mengalahkan Grindelwald. Dalam novel, Rowling tidak pernah secara eksplisit menuliskan bagaimana Grindelwald menjadi pemilik yang sah atas Tongkat Elder.

    Ketika Dumbledore merencanakan kematiannya dengan Severus Snape, ia memaksudkan agar Snapelah yang mendapatkan Tongkat Elder tersebut. Dalam skenario ini, karena kematiannya bukan hasil dikalahkan, Dumbledore berharap agar dengan demikian kekuatan tongkat itu pun akan turut padam mengikuti kematiannya. Namun demikian, karena Draco Malfoy melucuti Dumbledore, maka rencana ini gagal dan Draco menjadi pemilik baru dari tongkat itu tanpa menyadarinya. Setelah kematian Dumbledore, tongkat ini diletakkan di dalam makam putihnya. Voldemort kemudian membuka makam tersebut dan mencuri tongkat itu menjadi miliknya. Belakangan ia menyadari bahwa ia tidak menjadi pemilik sesungguhnya dari tongkat itu karena ia tidak mengalahkan pemilik sebelumnya. Ia salah mengira bahwa tongkat itu telah menjadi milik Snape, karena Snapelah yang membunuh Dumbledore. Hak atas tongkat itu kemudian berpindah kepada Harry setelah ia melucuti Draco, walaupun Draco belum pernah sekalipun memegang Tongkat Elder itu.

    Voldemort meluncurkan empat kali Kutukan Pembunuh kepada Harry, tetapi setiap kali selalu mengalami kegagalan. Kutukan Pembunuh yang pertama gagal, menurut Dumbledore, dikarenakan pengorbanan diri Lily Potter untuk melindungi Harry, dan setelahnya Harry menjadi Horcrux secara tidak sengaja. Kutukan yang kedua terjadi dalam buku keempat, ketika kedua inti tongkat melindungi Harry dan memberikan waktu kepada Harry untuk melarikan diri. Dalam kutukan pembunuh yang ketiga, Tongkat Elder menghancurkan bagian jiwa Voldemort yang berada dalam Harry (Voldemort tidak dapat membunuh Harry, tapi ia dapat menghancurkan bagian dari dirinya sendiri). Kutukan Pembunuh yang ketiga ini merobohkan Harry hingga ia masuk ke kondisi seperti-mati untuk beberapa saat, di mana ia mendapatkan pilihan untuk "terus melanjutkan" ke kehidupan setelah kematian, atau kembali ke dunia, dan ia memilih kembali. Kutukan Cruciatus Voldemort, yang digunakan terhadap Harry ketika Voldemort mengira bahwa ia telah tewas, tidak menyebabkan kesakitan atas Harry. Dalam pertempuran terakhir, Tongkat Elder mengenali tuannya yang sesungguhnya dan ketika menghadapi mantera Expelliarmus dari Harry, tongkat itu menyebabkan kutukan pembunuh terakhir Voldemort berbalik dan membunuh dirinya sendiri. Harry adalah pemilik yang sejati dari tongkat itu dan tongkat itu tidak dapat menyakitinya.

    Harry belakangan mempergunakan Tongkat Elder untuk memperbaiki tongkatnya sendiri yang telah patah. Tindakan ini sebetulnya dianggap mustahil menurut Ollivander.Rowling mengungkapkan dalam salah satu wawancaranya bahwa salah satu judul yang dipertimbangkan sebelum Harry Potter dan Relikui Kematian adalah Harry Potter and the Elder Wand.Di akhir buku ke 7, Harry bermaksud mengembalikan tongkat itu ke makam Dumbledore dan bermaksud agar jika ia meninggal secara alami, maka kekuatan tongkat itu akan turut padam. Ini berbeda dengan di Harry Potter and the Deathly Hallows part 2 yaitu Harry mematahkan Tongkat Elder menjadi dua, lalu membuangnya ke parit Hogwarts dan melenyapkan kekuatan tongkat itu untuk selamanya.

2. Batu Kebangkitan 


    Batu Kebangkitan memiliki kekuatan bagi pemiliknya untuk melihat dan berkomunikasi dengan mereka yang sudah meninggal. Menurut dongeng mengenai asal usul Relikui Kematian, setelah mempergunakan Batu Kebangkitan, pemilik aslinya, Cadmus Peverell, membunuh dirinya sendiri setelah melihat tunangannya yang telah meninggal tapi tidak sungguh-sungguh bersama-sama dengannya. Setelah beberapa waktu, batu itu menjadi milik Marvolo Gaunt dalam bentuk cincin. Baik Albus Dumbledore dan Gellert Grindelwald menginginkan batu tersebut, tapi untuk alasan yang berbeda. Sementara Dumbledore menginginkannya untuk berkomunikasi dengan keluarganya yang telah meninggal, Grindelwald bermaksud menggunakannya untuk membuat tentara Inferi. Voldemort mengubah cincin itu menjadi sebuah Horcrux, tanpa menyadari kemampuan sihir dari batu yang bertahta pada cincin tersebut. Batu ini kemudian digunakan terakhir oleh Harry Potter sebelum ia menghadapi Lord Voldemort.
    Dumbledore menemukan cincin tersebut di antara reruntuhan rumah keluarga Gaunt, dan dengan segera menyadari bahwa benda itu adalah horcrux sekaligus salah satu dari ketiga Relikui Kematian. Karena kegairahannya akan penemuan Batu Kebangkitan itu, Dumbledore melupakan bahwa Horcrux itu kemungkinan besar telah dikutuk. Dimotivasi oleh hasrat terdalamnya, ia segera mencoba mempergunakan Batu itu untuk berbicara dengan keluarganya yang telah meninggal. Namun demikian, kutukan yang terdapat pada horcrux itu merusakkan lengannya dan mulai menyebar ke seluruh tubuhnya. Walaupun penyebaran itu berhasil dilokalisasi oleh Severus Snape di sebatas lengannya yang rusak dan menghitam saja, Dumbledore sama saja telah dihukum mati, hanya memiliki kemungkinan satu tahun untuk hidup. Sebelum meminta pertolongan Snape, Dumbledore telah menghancurkan terlebih dahulu Horcrux tersebut, dengan menggunakan pedang Godric Gryffindor. Batu itu kemudian diwariskan kepada Harry dalam wasiat Dumbledore, tersembunyi dalam Golden Snitch, yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Snitch ini menampakkan sebuah pesan "Aku membuka pada akhirnya" ketika bersentuhan dengan bibir Harry. Harry tidak dapat membuka Snitch hingga akhirnya ketika ia hendak mengorbankan dirinya untuk dibunuh oleh Voldemort, ia menyadari bahwa "akhirnya" berarti kematian. Ketika ia membisikkan, "Aku sedang menuju kematian", Snitch itu membuka dan memperlihatkan Batu Kebangkitan di dalamnya. Harry menggunakan batu itu untuk memanggil orang tuanya, Sirius Black, dan Remus Lupin yang menenangkan dirinya sebelum ia menemui Voldemort.

    Batu tersebut tergelincir dari jari-jari Harry yang kebas di Hutan Terlarang. Ia dan lukisan Dumbledore belakangan setuju bahwa Harry tidak akan mencari kembali batu itu ataupun memberi tahu orang lain di mana batu itu berada, guna mencegah ketiga Relikui Kematian disatukan kembali oleh seorang penyihir. Dalam sebuah wawancara, Rowling mengatakan bahwa ia lebih suka mempercayai bahwa salah satu centaurus menginjak batu itu dan menyebabkannya terkubur untuk selamanya. Dengan demikian, batu itu kemungkinan tidak akan pernah ditemukan lagi di Hutan Terlarang.


3. Jubah Gaib


     Daluatan untuk menutupi penggunanya dari penglihatan Sang Maut. Jubah Gaib ini adalah jubah gaib yang sejati yang tidak dapat lekang oleh waktu maupun mantera, seperti jubah gaib biasa lainnya yang digambarkan dalam dunia Harry Potter yang ditenun dari rambut makhluk gaib yang dikenal seperti Demiguise, yang dapat menjadi buram seiring waktu dan mudah dirusak oleh beragam mantera.Jubah ini pada mulanya dimiliki oleh Ignotus Peverell yang dimakamkan di Godric's Hollow, dan diwariskan turun-temurun hingga kepada James Potter dan, akhirnya kepada Harry Potter, yang akhirnya menemukan bahwa dirinya adalah keturunan Ignotus. Jubah ini tidak sedang dipegang oleh James Potter ketika ia terbunuh; karena sebelumnya telah dipinjamkannya kepada Dumbledore yang memiliki ketertarikan besar akan Relikui Kematian. Ketika ia menyadari bahwa James Potter kemungkinan memiliki Jubah Gaib legendaris itu, ia meminjamnya untuk "mempelajarinya". Pada akhir Buku ke-7, Dumbledore menjelaskan kepada Harry bahwa sihir sejati Jubah itu dapat melindungi baik pemilik maupun orang lainnya, sebagaimana yang dialami Harry dan kawan-kawannya sepanjang seri ini.

    Ular tidak dapat melihat mereka yang ada dibalik Jubah Gaib, tapi mereka dapat merasakan pergerakan dan panas tubuh, sehingga dapat mendeteksi orang yang bersembunyi. Pengguna Jubah Gaib juga dapat dideteksi menggunakan mantera "Homenum Revelio". Dalam Harry Potter dan Piala Api, "Mad-Eye Moody" palsu juga dapat melihat Harry ketika ia mempergunakan Jubah Gaib, dengan menggunakan mata ajaib Moody yang asli.Harry memutuskan Jubah Gaib sebagai satu-satunya Relik yang akan disimpannya, dan bermaksud untuk mewariskannya kepada keturunannya.

Relikui Kematian dan Horcrux 

    Pada mulanya, dipercayai bahwa ketiga Relikui Kematian dan Horcrux adalah benda-benda sihir yang dapat memperdayakan kematian. Namun demikian, Dumbledore memberi tahu Harry pada akhir novel ini, Harry Potter dan Relikui Kematian, bahwa meskipun Relikui Kematian menjadikan pemiliknya "menguasai kematian", ketiga benda itu tidaklah menjadikan pemiliknya hidup abadi. Justru, mereka yang "menguasai kematian" di sini sebetulnya adalah mereka yang tidak takut menghadapi kematian dan mereka adalah orang-orang yang sadar sepenuhnya bahwa setiap orang pada akhirnya harus mati.


RESENSI CERITA CHARLIE'S ANGELS


CHARLIE'S ANGELS



   
        Natalie (Diaz), Dylan (Barrymore), dan Alex (Liu) adalah para "malaikat," tiga wanita berbakat, tangguh, wanita atraktif yang bekerja sebagai penyelidik pribadi untuk jutawan yang tak terlihat bernama Charlie (disuarakan oleh Forsythe). Charlie menggunakan speaker di kantor untuk berkomunikasi dengan para Angels, dan asistennya Bosley (Bill Murray) bekerja dengan mereka secara langsung bila diperlukan.

      The Angels yang ditugaskan untuk mencari Eric Knox (Sam Rockwell), seorang jenius yang menciptakan perangkat lunak sistem pengenalan suara revolusioner dan kepala perusahaan miliknya sendiri, Knox Enterprises. Knox diyakini telah diculik oleh Roger Corwin (Tim Curry), yang menjalankan sebuah perusahaan komunikasi satelit yang disebut Redstar. The Angels menyusup pesta yang diadakan oleh Corwin dan tempat "orang kurus mengerikan" (Crispin Glover) yang terlihat di video pengawasan selama penculikan Knox. Mereka mengejar dan melawan pria kurus, tapi dia melarikan diri. Ketika mereka mengikutinya, mereka menemukan Knox.

     Setelah The Angels menyatukan kembali Knox dengan mitra bisnisnya Vivian Wood (Kelly Lynch), Charlie menjelaskan bahwa mereka harus memastikan apakah pria kurus telah mencuri perangkat lunak pengenalan suara milik Knox. The Angels menyusup markas Redstar, mengelabui sistem keamanan, dan menanam perangkat dalam komputer pusat yang akan memungkinkan mereka untuk menjelajahi jarak jauh. Mereka mengundurkan diri malam harinya setelah memberikan Bosley (Bill Muray) sebuah komputer laptop yang menghubungkan dengan komputer Redstar. Dylan mengambil tawaran Knox untuk menghabiskan malam bersamanya, tapi Knox mengkhianatinya malam itu, menjelaskan bahwa ia telah memalsukan penculikan dengan bantuan dari Vivian dan pria kurus. Dia telah menculik Bosley, dan dengan akses ke komputer pusat Redstar, dia bermaksud untuk menggunakan perangkat lunak suaranya dengan jaringan satelit Redstar untuk menemukan dan membunuh Charlie, yang dia percaya telah membunuh ayahnya saat Perang Vietnam.

     Knox menembak Dylan, rupanya Knox ingin membunuhnya, tapi Dylan lolos tanpa cedera. Natalie dan Alex juga diserang, dan Corwin dibunuh oleh pria kurus. Ketika The Angels berkumpul kembali, kantor Charlie meledak, tetapi penerima radio bertahan di reruntuhan, dan The Angels menyimpulkan lokasi Bosley saat ia berbicara kepada mereka dengan menggunakan pemancar radio yang tertanam di giginya.

     Dengan bantuan dari pacar Dylan saat ini, Chad (Tom Green), the Angels mendekati mercusuar yang sudah terlantar di mana Knox menyandera Bosley. The Angels Menyelamatkan Bosley dan mengalahkan Vivian, pria kurus, dan beberapa anak buah Knox sebelum dia naik ke mercusuar, tetapi Knox menggunakan softwarenya dan jaringan satelit Redstar untuk menemukan Charlie ketika ia menelpon Bosley. Ketika Knox melarikan diri dalam sebuah helikopter yang bersenjata rudal, Bosley membantu the Angels naik ke helikopter, dan Alex memprogram ulang rudal, yang meledakkan helikopter dan membunuh Knox sementara the Angels mendarat dengan aman di laut. Melihat kesempatan untuk akhirnya bisa bertemu Charlie secara pribadi, the Angels memasuki rumah pantai sasaran Knox, tetapi Charlie sudah pergi. Dari jarak jauh Charlie mengucapkan selamat kepada mereka atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik, dan memperbolehkan mereka dan Bosley untuk berlibur. Ketika Charlie berbicara kepada the Angels melalui telepon di pantai, tak terlihat oleh sebagian kelompok, namun Dylan menduga bahwa dia melihat Charlie di dekatnya sedang berbicara dalam telepon seluler.

SINOPSIS HAPPY FEET TWO

   HAPPY FEET TWO







Hi kawan, ini adalah sekilas tentang Happy Feet Two menurut saya..
Selamat Membaca...


      Bakat orang tua memang tidak selalu menurun pada anaknya. Seberapa pun besarnya keinginan Mumble (Elijah Wood) mewariskan kepiawaiannya berdansa, tetap saja Erik (Elizabeth Daily) tak menunjukkan minat. Yang lebih parah, muncul ‘ancaman’ yang membuat Mumble jadi semakin merasa terasing dari putranya. Mumble semakin putus asa sampai terjadi sebuah bencana yang membuat Mumble terpaksa harus turun tangan memimpin para penguin.

       Sejak dulu Mumble dikenal sebagai raja tap dance. Tak ada yang bisa mengungguli Mumble di lantai dansa. Pastinya Mumble tak ingin kebanggaan itu hilang begitu saja. Ia mulai mengajarkan apa yang ia bisa pada Erik, putranya. Sayang, berdansa bukanlah sesuatu yang menarik buat Erik. Lain lagi masalahnya saat Erik bertemu The Mighty Sven (Hank Azaria), penguin yang bisa terbang.

      Seketika sosok The Mighty Sven jadi segalanya di mata Erik. Mumble kecewa namun ia juga tak sanggup kalau harus berkompetisi dengan The Mighty Sven untuk merebut hati Erik. Di saat sepertinya sudah tak ada harapan buat Mumble, tiba-tiba saja muncul ancaman bagi semua penghuni Antartika. Saatnya Mumble membuktikan bahwa ia tak hanya mahir berdansa. Saatnya Mumble membuktikan kalau iajugadi pahlawan di mata putranya.

                    thank you for reading





Kamis, 06 Juni 2013

TOOTH FAIRY STORY

TOOTH FAIRY 


     Derek Thompson (Dwayne Johnson) adalah seorang pemain Hoki es yang mempunyai badan besar dan kekar, ia berposisi sebagai penjagal lawan yang selalu tampil garang dan keras ketika bertanding Hoki.Pada suatu hari, ada seorang anak kecil yang giginya tanggal, anak kecil itu kemudian menceritakan tentang peri gigi (Tooth Fairy) yang akan segera memberinya hadiah karna giginya tanggal, tapi ternyata Derek Thompson menanggapinya dengan dingin karena ia tidak percaya, ia menganggap cerita Tooth fairy hanyalah dongeng belaka.

      Ternyata ucapan Derek sangat berdampak besar, ia pun dihukum oleh dewi Peri Gigi yang nyata untuk menjadi peri gigi selam seminggu penuh untuk menebus kesalahanya karna tidak mempercayai cerita tentang Peri gigi.Iapun mau tak mau harus menjadi peri gigi yang memakai pakaian balet dan dengan tongkat sihir untuk menjalani tugas sebagai peri gigi, yaitu memberikan hadiah pada anak-anak yang giginya tanggal.

Pada awalnya, tugas sebagai peri gigi adalah tugas yang sangat berat dan sangat menyebalkan. tapi lama-kelamaan, iapun mulai terbiasa dan mulai menyukai tugasnya sebagai peri gigi.
Ia pun menyadari kesalahanya dan mulai belajar menjadi manusia yang berguna setela mendapatkan berbagai pengalaman berharga selama menjadi peri gigi.

UP STORY


UP



     Carl Fredricksen (Edward Asner) adalah bocah pendiam yang bersahabat dengan cewek Tomboy bernama Ellie, yang ternyata sama-sama mengidolakan Charles Muntz, seorang penjelajah. Kemudian Carl dan Ellie menikah. Kehidupan mereka yang diperlihatkan tanpa adegan berbicara terlihat sangat bahagia, dengan musik yang ceria dan obsesi pertama mereka adalah memiliki anak. Setelah mempersiapkan segalanya, kenyataan berubah ketika Ellie dinyatakan oleh dokter bahwa ia tidak dapat hamil. Sesaat musik menjadi lebih lambat dan sedih, namun kembali menjadi semangat saat Carl dan Ellie berusaha menyisihkan pendapatan mereka untuk terbang ke Paradise Falls, tempat Charles Muntz tadi. Namun, tetap saja halangan selalu muncul sehingga mereka selalu memakai uang dari tabungan tadi, sampai akhirnya mereka berdua menjadi kakek-nenek. Carl, yang menyadari obsesi mereka belum tercapai membeli tiket ke Amerika Selatan, dan ingin memberikan kejutan untuk Ellie. Namun, sebelum impiannya tercapai, Ellie terlebih dahulu meninggal dunia. Hal ini menyebabkan Carl benar-benar kehilangan semangat hidup dan menjadi pendiam dan tertutup.
     Pagi itu, seperti biasanya Carl bangun pagi dan menjalankan aktivitasnya. Ia keluar, duduk di kursi rumahnya yang telah dikelilingi sebuah pekerjaan konstruksi, mengisyaratkan bahwa rumahnya juga akan digusur sebentar lagi. Ia pergi untuk mengecek kotak surat, dan sempat berbincang-bincang dengan salah satu pekerja konstruksi. Saat sedang menonton TV, ia bertemu dengan Russell (Jordan Nagai), seorang pramuka yang bersemangat dan akan membantunya melakukan apa saja. Setelah ditipu oleh Carl, Russell pergi dan Carl melihat kotak suratnya hampir lepas karena ditabrak sebuah tronton. Carl marah dan memukul salah satu petugas, yang melukai kepalanya—membuatnya diseret ke pengadilan dan akhirnya hak untuk rumah dan tanahnya jatuh ke tangan bos dari pekerja konstruksi tadi. Setelah itu, ia dikabarkan bahwa besok pagi akan dijemput oleh panti jompo. Saat ia akan membereskan pakaiannya, ia melihat buku petualangan dari Ellie dan menyadari apa yang tidak dilakukannya. Malam berlalu dan pagi datang.
     Petugas panti jompo telah siap di depan rumah Carl, dan Carl meminta sedikit waktu untuk berpamitan pada rumahnya. Saat petugas tadi menuju mobil, ternyata rumah Carl telah dipasangi sepuluh ribu balon gas helium, tekanan balon yang sangat kuat membuat retakan di seluruh bagian bawah rumah, dan menerbangkan rumah tersebut. Carl bersuka cita karena ia berhasil memindahkan rumahnya dan Ellie dan bersiap untuk terbang ke Paradise Falls. Saat sedang santai di dalam rumahnya, ia terkejut mendengar ketukan pintu yang sama saat Russell datang tadi. Ia sempat tidak mengacuhkannya, namun akhirnya ia buka pintunya dan menyadari bahwa Russell benar-benar terbawa bersamanya. Dan dimulailah petualangan mereka, pertama mereka menghadapi sebuah awan hujan dan petir, yang menyebabkan Carl pingsan. Setelah ia sadar, ia tahu bahwa ia telah sampai di Paradise Falls, namun tidak bisa kembali ke dalam rumahnya karena ia terjatuh. Lalu ia dan Russell berjalan sambil membawa rumah tersebut dengan menariknya dengan tali menuju ke tengah-tengah Paradise Falls,tempat di mana dia dapat melihat air terjunnya jatuh secara nyata.
     Di hutan, Russell menemukan Kevin, seekor burung raksasa yang menyerupai burung unta, dan mereka menjadi sahabat baik karena Kevin menyukai cokelat, dan Russell punya banyak coklat. Carl sempat tidak menyukai Kevin, sampai ia bertemu lagi dengan Dug, seekor anjing yang dapat bicara dengan sebuah translate collar. Mereka berempat mengalami petualangan, sementara Doug mempunyai tiga teman (atau musuh) anjing yang diberi nama Alfa, Beta, dan Delta. Lalu Carl tahu bahwa yang mempunyai Doug, Alfa, Beta, Delta, dan anjing-anjing lainnya adalah Charles Muntz, pahlawannya dari kecil. Charles Muntz yang diusir oleh masyarakat kota tempat asalnya karena telah dianggap menyebarkan berita bohong tentang makhluk asing dari Paradise Falls, yang ternyata bukannya kebohongan, ia mempunyai susunan tulang tersebut, dan akhirnya Carl menyadari bahwa tulang tersebut sangat mirip dengan Kevin. Saat Charles Muntz tahu bahwa Carl memiliki Kevin, ia menyuruh anjing-anjingnya untuk mengejar Carl dan Russell serta Kevin yang melarikan diri. Mereka sempat akan tertangkap, namun gagal tertangkap karena bantuan dari Doug. Setelah sempat selamat, Charles Muntz benar-benar menyudutkan mereka dan berhasil mendapatkan Kevin, sementara Carl memutuskan untuk tidak menyelamatkan Kevin dan tinggal di Paradise Falls.
     Carl, yang kembali menemukan buku petualangan dari Ellie, melihat bahwa kali ini yang dilakukannya juga salah, saat ia melihat berbagai foto-fotonya dan Ellie saat mereka masih bersama. Lalu ia melihat tulisan Ellie "Thanks for the adventure. Got a New one! Ellie." dan sadar bahwa ia harus menyelamatkan Kevin. Ia lalu keluar untuk bicara dengan Russell yang kesal terhadapnya, namun ternyata Russell sudah pergi duluan mengejar kapal raksasa Muntz dengan balon-balon dari rumah Carl. Carl berusaha menyusul Russell, yang ternyata di sana tertangkap oleh Muntz. Setelah menyelamatkan Russell, ia menyelamatkan Kevin, namun bertarung dengan Muntz. Setelah Russell membawa rumah Carl ke atas kapal raksasa tempat Carl, Kevin dan Doug berada, mereka bersiap untuk pergi, namun Muntz menembaki balon di rumahnya dengan senapan. Carl tidak dapat bergerak karena ia menahan tali rumah tersebut, namun setelah ia mengecoh Muntz, ia menyuruh Russell, Kevin dan Doug untuk berpegangan di tali yang ia pegang, sementara Muntz jatuh dari ketinggian, menyebabkan kematiannya. Mereka bersuka cita karena berhasil membuat Muntz kalah, namun Carl merasa sedih karena rumahnya dan Ellie jatuh dari ketinggian tersebut.
     Russell dan Carl, pulang ke tempat asalnya dengan kapal raksasa Muntz dan mereka menghadiri upacara yang diikuti Russell. Russell mengangkat Carl sebagai ayah angkatnya, sementara Kevin sudah pulang ke tempat asalnya dan Dug menjadikan Carl sebagai pemilik barunya. Mereka makan es krim di kedai es krim, sambil bermain-main menebak warna mobil. Dug, Carl, dan Russell hidup bahagia, sementara saat kembali ke Paradise Falls, rumah Carl dan Ellie mendarat dengan sempurna di Paradise Falls, tepat seperti yang mereka impikan.Selama kredit, beberapa foto menampilkan kehidupan Carl setelah petualangan tersebut, sebagai kakek angkat Russell.